Komponen-Komponen Sistem Informasi


1.     Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi dan teknologi informasi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan organisasi karena dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi berbagai proses organisasi, pengambilan keputusan dan kerja sama tim dalam organisasi (O'Brien, 2005). Inti proses dalam organisasi adalah manajemen pengelolaan sumber daya organisasi dan pengambilan keputusan para pimpinan organisasi dalam penggunaan sumber daya tersebut. Pengambilan keputusan dan kerja sama tim dalam organisasi memerlukan komunikasi data dan informasi yang akurat.
Informasi merupakan sumber daya yang diperlukan organisasi. Informasi bersumber dari data yang telah diolah. Informasi tersebut didapat melalui kegiatan manajemen informasi yang terdiri dari pemerolehan, penggunaan dan pembuangan informasi yang tidak berguna. Pengolahan data menjadi sebuah informasi yang berharga memerlukan sistem informasi (Mulyanto, 2009). Sistem informasi merupakan perangkat pengolahan data baik secara manual maupun menggunakan teknologi informasi. Pengolahan data dimulai dengan menerima data, memilah data, menyimpan data, mengolah data menjadi informasi yang berharga dan penggunaan informasi untuk berbagai kepentingan.
Sistem informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia, teknologi informasi dan prosedur kerja yang memproses, menyimpan, menganalisis dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan (Mulyanto, 2009). Manusia dalam sistem informasi terdiri dari pemilik sistem informasi, pengguna (user) dan tenaga ahli sistem informasi (programmer, ahli database, ahli jaringan dan teknisi komputer).
Sistem informasi dibedakan menjadi dua yaitu sistem informasi manual dan sistem informasi berbasis komputer (Computer Based Information Sistem/CBIS). Dalam perkembangannya, sistem informasi berbasis komputer disebut dengan sistem informasi saja (Mulyanto, 2009). Jadi, istilah sistem informasi yang banyak digunakan saat ini mempunyai pengertian sistem informasi yang menggunakan komputer sebagai perangkat pengolah data.
            

2.     Kegunaan Sistem Informasi

Efrain Turban, McCean dan James Waterbe  dalam Alamsyah (2008) menyebutkan bahwa sistem informasi bermanfaat untuk : a) melakukan komputasi numerik dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi, b) menyediakan komunikasi organisasi atau antar organisasi yang murah dan cepat, c) menyimpan informasi dalam jumlah yang besar dalam ruang kecil, d) informasi mudah diakses dari manapun dengan cepat dan murah, e) meningkatkan efektivitas dan efisiensi orang-orang yang bekerja pada suatu lokasi, f) menyajikan informasi yang jelas, g) mengotomatisasikan proses-proses bisnis, h) mempercepat pengetikan dan penyuntingan, i) memerlukan biaya yang lebih murah dibandingkan cara manual.
Nilai manfaat sistem informasi semakin meningkat dengan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin canggih, baik dari sisi harwdware maupun software.  Dewasa ini, perkembangan  prosesor komputer sangat pesat, misalnya Prosesor Intel yang berkembang dari core solo menjadi dual core dan selanjutnya menjadi quad core. Perkembangan prosesor ini linear dengan peningkatan kemampuan komputasi komputer sehingga semakin banyak data yang dapat diproses dalam waktu yang singkat. Kapasitas hardisk juga semakin sehingga menyimpan data semakin banyak.
Kemampuan software pengolah database (database management system/DBMS) juga mempunyai kemampuan yang sangat baik, misalnya MySQL mampu menangani data dalam jumlah besar dalam waktu singkat, disertai dengan tingkat keamanan yang memadai. Akses data dan informasi juga saat ini semakin mudah dengan semakin mudah dan murahnya biaya yang diperlukan untuk akses internet.

3.     Komponen-Komponen Sistem Informasi

Sistem informasi terdiri dari sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur (Ladjamudin, 2005).
Kerangka konsep berbagai komponen dan aktivitas sistem informasi dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Komponen-Komponen Sistem Informasi


Berdasarkan gambar di atas, komponen-komponen sistem informasi terdiri dari :

a.   Manusia

Manusia diperlukan dalam operasi sistem informasi. Sumber daya manusia ini meliputi pemakai akhir dan pakar sistem. Pemakai akhir adalah orang yang menggunakan informasi yang dihasilkan sistem informasi, misalnya pelanggan, pemasok, teknisi, mahasiswa, dosen dan orang-orang yang berkepentingan.    Sedangkan pakar sistem informasi adalah orang yang mengembangkan dan mengoperasikan  sistem informasi, misalnya system analyst, developer, operator sistem dan staf administrasi lainnya (Mulyanto, 2009).

b.  Hardware

Sumber daya hardware adalah semua peralatan yang digunakan dalam memproses informasi, misalnya komputer dan periferalnya, lembar kertas, disk magnetic atau optik dan flash disk (Mulyanto, 2009).

c.   Software

Software merupakan sekumpulan perintah/fungsi yang ditulis dengan aturan  tertentu untuk memerintahkan komputer agar melaksanakan sesuatu (Ladjamudin, 2005).

d.  Data

Data merupakan dasar sumber daya organisasi yang diperlukan untuk memproses informasi. Data dapat berbentuk teks, gambar, audio maupun video. Sumber daya informasi umumnya diatur, disimpan dan diakses oleh berbagai pengelolaan sumber daya data ke dalam database dan dasar pengetahuan (Lajamudin, 2005).

e.   Jaringan

Sumber daya jaringan merupakan media komunikasi yang menghubungkan komputer, pemroses komunikasi dan peralatan lainnya dengan kendali software komunikasi. Jaringan dapat berupa kabel, satelit, seluler dan pendukung jaringan seperti modem, software pengendali serta prosesor antar jaringan (Ladjamudin, 2005).

Keseluruhan komponen sistem informasi tersebut saling terkait satu sama lain dalam sistem informasi. Sistem informasi dibangun menggunakan teknologi komunikasi dan informasi yaitu hardware, software dan jaringan.  Ketiga komponen tersebut dipakai untuk mengolah data yang diperoleh untuk menghasilkan informasi yang lebih bermanfaat. Keseluruhan proses pengolahan informasi tidak lepas dari komponen manusia. Manusia adalah komponen penting sistem informasi karena sistem informasi adalah benda yang tidak bermanfaat bila tidak digunakan oleh manusia.