Penanggulangan Masalah Kesehatan Akibat Bencana

Pengertian Bencana

Bencana adalah suatu peristiwa mendadak atau berlanjut yang menimbulkan dampak terhadap pola kehidupan yang normal atau kerusakan ekosistem dan infrastruktur sehingga diperlukan tindakan darurat yang luar biasa untuk menolong dan menyelamatkan kehidupan manusia dan lingkungannya.

Bencana yang terjadi secara mendadak selain mengakibatkan kerusakan secara fisik juga sering menimbulkan korban jiwa dalam jumlah yang tidak sedikit, terutama bila masyarakat daerah bencana tidak pernah mendapatkan pendidikan dan latihan menghadapi bencana. Tetapi gempa di Padang yang baru saja terjadi menggambarkan bahwa seberapapun siapnya masyarakat suatu daerah terhadap bencana, tetap saja tidak akan bisa terhindar dari adanya korban jiwa. Bahkan di negara-negara majupun, seperti Jepang dan Amerika tidak pernah bisa mencegah jatuhnya korban jiwa akibat bencana.


Jenis Bencana

Berdasarkan penyebabnya bencana dibagi menjadi :

1. Bencana Alam

Bencana alam diakibatkan oleh kekuatan alam yang begitu besar dan menimbulkan kerusakan bagi lingkungan hidup manusia. Contohnya adalah gunung meletus, banjir, gempa, tanah longsor, kebakaran hutan dan lain-lain.



2. Bencana Ulah Manusia

Bencana juga dapat diakibatkan oleh ulah manusia seperti kecelakaan lalu lintas, kebakaran, kerusuhan dan lain-lain.



Dampak Bencana

Bencana alam maupun yang diakibatkan ulah manusia akan mengakibatkan kerugian harta maupun jiwa. Secara umum bencana dapat menyebabkan :

1. korban manusia
2. kehilangan harta benda
3. kehilangan pekerjaan
4. kerusakan rumah penduduk
5. kerusakan fasilitas sosial dan umum
6. kerusakan lingkungan

Lebih lanjut bencana akan mengakibatkan masalah kesehatan yang serius. Masalah tidak hanya berhenti pada saat bencana. Tetapi bencana sesaat akan mengakibatkan penderitaan berkepanjangan seperti timbulnya penyakit menular yang justru menambah risiko kematian.


Penanggulangan Masalah Kesehatan Akibat Bencana

Masalah-masalah kesehatan timbul sebagai dampak dari bencana. Kerusakan tempat tinggal, tidak tersedianya sumber air bersih, kehilangan mata pencaharian dan lain-lain menimbulkan ketidakmampuan korban bencana untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, terutama kebutuhan pangan dan air bersih.

Masalah kesehatan semakin banyak pada saat dihadapkan pada fasilitas pengungsian dengan daya tampung terbatas dan sanitasi jelek. Ini akan mempermudah menyebarnya penyakit menular sehingga menimbulkan masalah sekunder setelah bencana. Bahkan bukan tidak mungkin korban bencana tidak dapat bertahan hidup akibat kelaparan atau terjangkit penyakit menular.



Penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Penanggulangan korban massal
2. Pengkajian kebutuhan (need assesment)
3. Penanggulangan masalah pengungsi
4. Surveilens epidemiologi dan penanggulangan penyakit
5. Penanggulangan post traumatic stress

Berdasarkan tahapan di atas maka pelayanan kesehatan dilaksanakan pada tahap :

1. Pra bencana
2. Saat bencana dan pengungsian
3. Pasca bencana dan rehabilitasi

Ruang lingkup pelayanan kesehatan yang diberikan kepada korban bencana meliputi :

1. Pelayanan Kesehatan (pengobatan dan perawatan)
2. Pencegahan dan pemberantasan peny. menular
3. Pelayanan pangan dan gizi
4. Pengawasan kualitas dan kuantitas air bersih
5. Higiene dan sanitasi lingkungan (pemukiman)
6. Kesehatan reproduksi
7. Penanganan pasca trauma